ISTANA368 Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
Jakarta (ANTARA) - Pelatih Inter Milan Cristian Chivu mengatakan timnya seharusnya bisa bermain lebih baik pada laga kontra AC Milan dalam laga Liga Italia 2025/2026 di Stadion San Siro,ISTANA368 Milan, Senin dini hari WIB, di mana Nerazzuri kalah 0-1.
"Kami bermain buruk, tidak rapi dan kurang efektif," ujar Chivu, dikutip dari laman Inter Milan.
Menurut juru taktik asal Rumania itu, salah satu kelemahan terbesar Inter saat menghadapi AC Milan adalah lini depan.
Biasanya, Chivu melanjutkan, aliran permainan Inter berpusat di sektor serang. Akan tetapi, lini depan Inter saat bersua AC Milan tidak diisi duo penyerang andalan mereka, Lautaro Martinez dan Marcus Thuram yang masih berkutat dengan cedera.
Oleh karena itu, Chivu mengandalkan striker belia Ange Bonny (22 tahun) dan Francesco Pio Esposito (21 tahun) dari awal sampai akhir laga.
"Permainan kami selalu berawal dari kerja para penyerang, yang kurang maksimal pada pertandingan ini. Namun, saya tetap senang karena dua penyerang muda kami melakukan apa yang mereka bisa," tutur pria berusia 45 tahun itu.
Baca juga: Menang derbi della madonnina, Milan dekati Inter
Chivu mengakui kekalahan dari Milan pada laga derbi selalu mengecewakan. Akan tetapi, dia meminta para pemainnya untuk segera melupakan hasil buruk tersebut.
Bagi Chivu, yang terpenting adalah Inter tidak kehilangan fokus pada setiap laga yang tersisa. Mereka tinggal memiliki 10 pertandingan terakhir di liga musim ini dan Chivu tidak ingin skuadnya terpeleset.
"Kami harus melanjutkan progres positif. Kami masih berada di puncak klasemen dengan keunggulan tujuh poin, tetapi harus terus meningkatkan intensitas," tutur dia.
Inter Milan takluk 0-1 dari rival sekota, AC Milan, setelah sang lawan melesakkan gol lewat Pervis Estupinan pada menit ke-35.
Meski kalah, berdasarkan catatan Liga Italia, Inter Milan menguasai pertandingan tersebut dengan 62 persen penguasaan bola.
Akan tetapi, dominasi tersebut tidak terlihat di aspek percobaan tembakan, di mana Inter hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran. Sementara itu, AC Milan mempunyai dua tembakan akurat dengan satu di antaranya menjadi gol.
Walau begitu, hasil tersebut belum mengubah situasi di klasemen sementara Liga Italia 2025/2026. Inter Milan masih di puncak klasemen dengan 67 poin dari 28 pertandingan, sementara AC Milan ada di peringkat kedua dengan 60 poin dari 28 laga.
Baca juga: Klasemen Liga Italia: Inter tetap di puncak meski dikalahkan Milan
Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Irwan Suhirwandi
Copyright © ANTARA 2026
(责任编辑:olahraga)
- ·Pelatih Persib enggan komentar banyak usai imbang 2
- ·Persijap vs Persis berakhir imbang tanpa gol
- ·Skuad Garuda untuk FIFA Series tunjukkan sikap realistis pelatih
- ·Persita Tangerang bidik poin penuh ketika jamu Madura United
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Chivu: Inter Milan seharusnya bisa lebih baik kontra AC Milan
- ·Timnas Indonesia di Grup B Kejuaraan ASEAN Futsal 2026
- ·Hendri Susilo: Kami optimistis raih poin di kandang Madura United
- ·Iran klaim gelombang serangan ke
- ·Kurniawan anggap semua calon lawan di Piala AFF U17 cukup berat
- ·TVRI: Siaran Piala Dunia 2026 punya efek candu seperti "dracin"
- ·Beckham Putra doakan Febri Hariyadi segera pulih dari cedera
- ·Nova Arianto selaraskan filosofi timnas U
- ·Malut United dan PSM Makassar berbagi satu poin di Ternate
- ·Prabowo pastikan ketersediaan pangan aman di tengah krisis global
- ·PSSI khawatir penerbangan pemain diaspora jelang FIFA Series
- ·Fabio Lefundes soroti fasilitas dan jadwal liga saat Ramadan
- ·Persita curi tiga poin penuh dari markas PSM Makassar
- ·Pelatih akui Madura United tampil buruk ketika dibantai Persita












